Navbar Responsif
1 Latar Belakang

Berlandaskan HAM & regulasi (UUD 1945, UU 20/2003, Permendiknas 70/2009), sekolah reguler wajib melayani semua anak. Pergeseran paradigma ke pendidikan inklusif menuntut guru memiliki kompetensi identifikasi–asesmen, diferensiasi kurikulum, manajemen kelas inklusif, teknologi asistif, dan kolaborasi lintas peran.

2 Tujuan
🎯
Memahami layanan inklusif di sekolah reguler dan keragaman peserta didik.
💡
Terampil melakukan identifikasi awal dan asesmen akademik/fungsional untuk menyusun profil siswa.
📚
Menyusun Planning Matrix, PPI, modul ajar adaptif/akomodatif, serta sistem penilaian–pelaporan PDBK.
🚀
Memahami UDL (Universal Design for Learning), Evidence-Informed Teaching, teknologi asistif, dan lesson study kolaboratif.
3 Materi
konsep dasar inklusi
identifikasi& asesmen kebutuhan khusus
diferensiasi & akomodasi
kolaborasi sekolah– orangtua– lintas layanan
RPP/RTL berjenjang.
4 Metode
Tatap muka
Studi Kasus
Reflek
Praktik Menyusun RPP
5 Output
1
peta kebutuhan peserta
2
rencana implementasi kelas
3
draf RPP/Program Layanan Individual

Tertarik dengan Program Ini?

Hubungi kami untuk informasi lebih lanjut dan pendaftaran

Hubungi via WhatsApp
WhatsApp
Loading...